MENULIS
Menulis bagaikan merangkai kata
Menulis bagaikan merangkul makna
Menulis bagaikan menuangkan perasaan
Menulis bagaikan kesenangan jiwa
Ketika aku menulis aku merasa menjadi diri sendiri
Ketika aku menulis aku mulai senyum sendiri
Ketika aku menulis bingung sendiri
Ketika aku menulis aku juga takut sendiri
Di tulis maupun di ketik sama saja
Yang pada akhirnya membuahkan tulisan
Tulisan tang kemudian dibaca yang terkadang syarat makna maupu tidak
Tulisan yang telah usai kau tulis akan menjadi catatan pribadi yang dapat dikenang
Ketika memulai menulis
Kau akan memulai mencorer-coret kertas
Kau robek lalu kau buang ketika tulisan mu tak elok
Menulis bagaikan curhat di atas kertas dengan penuh antusias
Menulis sama dengan berfilsafat sebab menuangkan sebuah pemikiran
Menulis awalnya menjadi orang lain mengikuti gaya orang lain kemudian semakin diasah semakin memiliki gaya sendiri
Selamat menulis bagi para pejuang penulis
Aku sendiri baru belajar yang biasa di sebut amatiran maklum hanya pucuk daun yang baru tumbuh ketika menulis jangan kopi salin ya nanti yang penulis marah sebab sebuah tulisan memiliki gaya
Menulis bagaikan merangkul makna
Menulis bagaikan menuangkan perasaan
Menulis bagaikan kesenangan jiwa
Ketika aku menulis aku merasa menjadi diri sendiri
Ketika aku menulis aku mulai senyum sendiri
Ketika aku menulis bingung sendiri
Ketika aku menulis aku juga takut sendiri
Di tulis maupun di ketik sama saja
Yang pada akhirnya membuahkan tulisan
Tulisan tang kemudian dibaca yang terkadang syarat makna maupu tidak
Tulisan yang telah usai kau tulis akan menjadi catatan pribadi yang dapat dikenang
Ketika memulai menulis
Kau akan memulai mencorer-coret kertas
Kau robek lalu kau buang ketika tulisan mu tak elok
Menulis bagaikan curhat di atas kertas dengan penuh antusias
Menulis sama dengan berfilsafat sebab menuangkan sebuah pemikiran
Menulis awalnya menjadi orang lain mengikuti gaya orang lain kemudian semakin diasah semakin memiliki gaya sendiri
Selamat menulis bagi para pejuang penulis
Aku sendiri baru belajar yang biasa di sebut amatiran maklum hanya pucuk daun yang baru tumbuh ketika menulis jangan kopi salin ya nanti yang penulis marah sebab sebuah tulisan memiliki gaya

Komentar
Posting Komentar